3 Tujuan Wisata Ekstrim yang Bisa Dieksplorasi Ketika Berkunjung ke Makassar

Apa yang biasa kalian kunjungi ketika sedang berada di Makassar? Pantai Losari? Taman Nasional Bantimurung? Atau Trans Studio Makassar?

Sama seperti kota-kota besar lain di Indonesia, Makassar juga memiliki beragam destinasi wisata yang menarik. Dari mulai wisata pantai, wisata alam, hingga wisata urban bisa bisa dilakukan di Makassar dan sekitarnya, termasuk wisata ekstrim.

Saat ini, wisata-wisata ekstrim justru sangat diminati oleh para pelancong. Selain memberikan pengalaman yang berbeda, wisata ekstrim juga bisa melatih adrenalin. Namun, penikmat wisata ekstrim harus selalu memperhatikan kondisi fisiknya terlebih dahulu karena untuk dapat mencapai lokasi, dibutuhkan tubuh yang fit dan prima.

Jika tertarik untuk berkunjung ke tempat wisata ekstrim, 3 tempat di bawah ini mungkin akan menjadi pilihan. Apalagi, tiket Citilink yang ke Makassar sudah bisa dipesan dengan mudah.

Celebes Canyon

Nama Celebes Canyon didapat karena dari bentuk medannya mirip dengan Grand Canyon yang ada di Amerika. Jaraknya sekitar 2 jam perjalanan dari makassar. Mirip seperti canyon-canyon lain yang ada di Indonesia, Celebes Canyon terdiri dari tebing-tebing batu eksotis yang mengelilingi air terjun dan sungai jernih sebagai daya tarik utamanya. Keistimewaan lainya terletak pada aliran Sungai Ule yang jernih dan sejuk serta tidak pernah surut, meskipun di musim kemarau.

Destinasi wisata ini masih terbilang baru sehingga belum ada fasilitas yang memadai, seperti toilet, tempat makan, dan tempat sampah di sekitarnya. Oleh karena itu, bila berkunjung ke Celebes Canyon, ada baiknya membawa perbekalan sendiri untuk dinikmati di sana. Ketika menjelajah sekitar, kita juga perlu berhati-hati karena bebatuan di Celebes Canyon termasuk curam dan licin.

Lembah Hijau Malino

Bila ingin beristirahat sejenak dari rutinitas pekerjaan yang penat, Lembah Hijau Malino bisa menjadi salah satu alternatifnya. Lembah Hijau Malino merupakan sebuah area perkemahan yang memiliki pemandangan yang asri dan sejuk. Semuanya masih alami dan hijau. Banyak sekali wahana yang tersedia, termasuk wahana-wahana yang menguji adrenalin.

Tersedia dua jenis penginapan yang ada, yaitu tenda resort yang harga sewanya mulai dari 500 ribuan per malam. Untuk wahana ekstrim, kita bisa mencoba Sky Bike yang memberikan pengalaman menaiki sepeda dari ketinggian sekitar 30 meter. Bila Sky Bike kurang menantang, cobalah River Tubing yang mengajak wisatawan untuk menjelajah derasnya sungai yang dipenuhi bebatuan dengan menggunakan ban besar.

Gunung Bulusaraung

Gunung Bulusaraung (sumber:google.com/maps)

Mendaki gunung juga termasuk salah satu bentuk wisata ekstrim, lo. Apalagi bila mendaki gunung dengan jalur pendakian yang tidak biasa, tentu bisa menjadi pengalaman tersendiri. Bila ke Taman Nasional Bantimurung, luangkan waktu juga untuk mendaki ke Gunung Bulusaraung.

Dengan tinggi sekitar 1.353 meter di atas permukaan laut, Gunung Bulusaraung memiliki jalur pendakian yang cukup ekstrim dengan tanjakan dan kelokan yang tajam. Kehati-hatian dan kewaspadaan sangat wajib diutamakan ketika mendaki.

Lelah dan letih sepanjang perjalanan akan terbayar lunas ketika sampai di puncak. Salah satu pemandangan khas yang tidak ada duanya di Gunung Bulusaraung adalah panorama matahari terbitnya. Bila cuaca sedang berkabut, efek dramatis seperti negeri di atas awan akan tercipta di puncak gunung.

16total visits,1visits today

Recommended For You

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *